Bertahan hidup dengan gangguan otak langka lissencephaly sungguh bukan hal mudah bagi balita 1 tahun Zayn Ellbarak Malik. Sang ibu Namira Maulidya Ningsih harus mondar-mandir kontrol ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dari rumahnya di Kampung Baru Babakan, Bojong Gede, Bogor hingga empat kali dalam seminggu.
Zayn yang lahir pada 6 Oktober 2024 awalnya terdiagnosa mengalami microcephaly. Lingkar kepala bungsu dari tiga bersaudara ini sangat kecil dibanding perkembangan tubuh dan usianya. Otak Zayn tidak bisa tumbuh dan membantunya mengembangkan berbagai kemampuan hingga bisa semakin mandiri.











































