Wayan Pande Wiati, ibu dari Pande Leonita dan Pande Budi Sedana, tak pernah menyangka kondisi yang akan dialami buah hatinya. Di usia yang menginjak 12 dan 8 tahun, kakak-adik ini belum bisa beraktivitas layaknya anak seusia.
Keduanya lebih banyak berbaring dalam rumahnya yang terletak di Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali. Kepala keduanya kecil khas pasien microcephaly dengan perkembangan otak dan kemampuan kognitif terbatas.











































