Putri Wulandari, putri bungsu pasangan Heni Amelia dan Sabar Riyadi, terdiagnosis glaukoma sejak lahir (kongenital). Kondisi langka ini mengakibatkan bola mata kanannya lebih besar dibandingkan kiri dan terlihat keruh.
Di usia 5 bulan, Wulan mulai sering bolak-balik rumah sakit untuk penegakan diagnosis dan tindakan medis yang harus diambil. Hasil pemeriksaan akhirnya bisa diketahui setelah pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kirana UPK Mata.
Glaukoma yang dialami hingga kini berusia 2 tahun mengakibatkan bola mata Wulan tak henti berair. Selain itu, kondisi tumbuh kembang Wulan terdampak dengan kemampuan jalan dan bicara terbatas. Dia juga selalu menangis karena rasa tak nyaman dalam bola matanya.











































