Berawal dari kondisi kesehatan yang sering bermasalah sejak usia 35 tahun, Restu Didik akhirnya menjadikan lari sebagai titik balik untuk menjalani hidup yang lebih sehat. Melihat orang-orang di sekitarnya tetap aktif dan sehat di usia yang lebih tua, ia pun termotivasi untuk mulai berlari secara rutin.
Perjalanannya tak berhenti di situ. Pada April 2021, ia memulai challenge berlari setiap hari selama satu bulan. Berhasil melewati satu bulan, tantangan itu berlanjut menjadi tiga bulan, enam bulan, hingga akhirnya menjadi run streak selama 1.966 hari tanpa putus.
Bagi Restu, lari juga bukan olahraga yang harus mahal. Sepatu dan outfit yang nyaman memang bisa menunjang performa, tetapi yang paling penting adalah mindset dan konsistensi. Tak perlu menunggu punya perlengkapan sempurna untuk mulai bergerak. Karena pada akhirnya, yang membuat seseorang terus berlari bukan outfit-nya, melainkan kemauan untuk konsisten.










































