Seorang WN Australia berinisial SDJ (56) diduga membunuh dua anaknya, ADS (6) dan LKS (4), sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah bungalow di Legian, Kuta, Badung, Bali. Polisi kemudian mengungkap kondisi kecemasan yang selama ini dialami SDJ dari keterangan istrinya, TY (32).
Menurut keterangan TY kepada polisi, SDJ telah lama memiliki tingkat kecemasan yang tinggi dan kondisinya dapat kambuh secara berkala. Namun, kondisi tersebut tidak pernah mendapat penanganan medis. Pada 2022, keduanya juga sempat hampir bercerai karena rumah tangga kerap diwarnai cekcok. Namun, TY akhirnya batal bercerai karena khawatir kecemasan SDJ kembali kambuh dan mendorongnya melakukan bunuh diri. SDJ juga disebut sempat mencoba mengakhiri hidup sekitar sebulan sebelum tragedi terjadi.










































