Sementara banyak mata tertuju pada peristiwa kebakaran di kawasan Taman Nasional, Pemerintah juga memusatkan perhatian ke 6 wilayah di Indonesia yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Dari keenam wilayah tersebut, setidaknya sudah ada 48 ribu hektar lebih area lahan terbakar, dengan Kalimantan Barat sebagai penyumbang terbesar dengan angka hampir menyentuh 30 ribu hektar. Sulitnya pengendalian api di daerah tersebut dipengaruhi oleh karakteristik lahan yang sebagian besar ditumbuhi gambut. El Nino juga disebut-sebut sebagai faktor pendorong bertambahnya luasan kebakaran akibat cuaca panas.
Lalu bagaimana cara menekan angka karhutla? Benarkah kebakaran hutan dan perubahan iklim merupakan lingkaran yang saling berkaitan? Simak ulasannya dalam detikSore!










































