IHSG bergerak sideways dan ditutup melemah tipis 0,06% ke level 6.595,78. Investor asing kembali mencatatkan net sell, sementara pelaku pasar memilih wait and see terhadap penundaan penerapan kebijakan perubahan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1. Di tengah pergerakan indeks yang terbatas, sektor teknologi justru mencuri perhatian setelah BELI melonjak lebih dari 24%.
Sejumlah aksi korporasi juga menjadi sorotan pasar. VKTR menjajaki pendanaan hingga Rp2 triliun untuk ekspansi kendaraan listrik, MYOH mencatatkan produksi batu bara melampaui target, sementara APEX menyiapkan konversi utang menjadi saham untuk memperbaiki struktur keuangan. Dengan IHSG masih bertahan di atas EMA 21, mampukah indeks melanjutkan penguatan menuju level 6.705?










































