Muhammad Akbar, Pengurus Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) menegaskan bahwa krisis dokter spesialis di daerah bukan disebabkan oleh kurangnya jumlah dokter.
MGBKI menilai sistem distribusi dan fasilitas penunjang dokter spesialis di daerah masih kurang baik, juga hak dokter yang tidak terpenuhi menjadi pemicu utama dokter enggan menetap di daerah.