Hal ini dilakukan untuk menekan angka kanker rahim atau serviks pada perempuan di Indonesia.
“Mereka mungkin tidak akan kena kanker serviks tapi mereka bisa menularkannya. Jadi, kita mau mempercepat pencegahan kanker serviks dengan kampanye imunisasi yang masif dan agresif.” ujar Menkes Budi dalam momen peringatan Hari Kanker Sedunia di Jakarta pada 4 Februari 2026 lalu