Ramadan telah tiba di Gaza setelah perang yang berlangsung lebih dari dua tahun, tetapi suasana perayaan yang biasanya meriah terasa suram. Kenaikan harga pangan dan melemahnya daya beli telah membuat banyak warga kesulitan. ‘Makanan dan minuman tersedia, tetapi tidak terjangkau bagi semua orang karena harganya yang tinggi. Harga tidak lagi terjangkau bagi konsumen,’ kata seorang pedagang.











































