Terpapar radiasi ekstrem dalam kecelakaan nuklir di Jepang, Hisashi Ouchi harus bertahan hidup selama 83 hari dengan kondisi sel tubuh yang berhenti beregenerasi. Hasil autopsinya pun mengerikan: ditemukan total 4,7 kg darah di dalam lambung dan ususnya akibat sistem pencernaan yang hancur total.
Bukan cuma itu, selaput lendir organ dalam hingga sel punca di sumsum tulangnya pun lenyap. Satu-satunya organ yang secara ajaib tetap utuh dan bertahan di tengah kerusakan sistemik tersebut hanyalah jantungnya.