Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan keheranannya terkait isu liar yang menyebutkan bahwa kas negara akan habis dalam waktu dua minggu. Secara mengejutkan, Purbaya membeberkan bahwa sumber rumor tersebut justru berasal dari internal kementeriannya sendiri, yang mengklaim kondisi finansial negara sedang di ujung tanduk. Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak berdasar, mengingat ia sendiri sebagai pemegang otoritas tertinggi baru mengetahui adanya isu tersebut dari luar, bukan melalui laporan resmi yang valid. Hal itu disampaikan Purbaya saat rapat dengan Komisi XI DPR RI. Purbaya mengatakan isu itu disebarkan di tengah kondisi krisis minyak dunia.
Di tengah spekulasi tersebut, Purbaya memastikan bahwa daya tahan APBN 2026 tetap kokoh meski dihadapkan pada fluktuasi harga minyak mentah dunia. Pemerintah telah melakukan simulasi matang dengan asumsi harga minyak hingga level 100 USD per barel, yang menunjukkan bahwa defisit anggaran masih dapat ditekan di angka 2,92% dari PDB. Dengan perhitungan mitigasi yang komprehensif ini, Menkeu menjamin bahwa seluruh agenda pembangunan dan subsidi sepanjang tahun akan tetap berjalan aman tanpa kendala likuiditas seperti yang dirumorkan.