Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyampaikan hasil investigasi penyebab gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. Jubir PBB mengatakan, insiden 29 Maret, karena tembakan tank Merkava milik Israel Defense Forces (peluru 120 mm) yang kena posisi United Nations Interim Force in Lebanon.
Sedangkan insiden tanggal 30 Maret 2026 karena bom rakitan (IED) yang terpicu (tripwire) di lokasi. Menanggapi ini, Kemlu ingin PBB menyelidiki tuntas pelaku atas gugurnya ketiga prajurit TNI tersebut agar dapat diadili.