Scroll atau gunakan tombol
[]
[
]
serta klik panah di sisi kanan
untuk menjelajahi feed video.
Diceritakan Sahroni, pimpinan KPK gadungan itu datang saat dirinya sedang rapat pada Senin, 6 April di Komisi III Gedung DPR. Ia juga secara langsung menyampaikan permintaan uang sebesar Rp300 juta dan meminta nomor telepon pribadi Sahroni untuk tindak lanjut.