Salah satu bentuk ancaman tersebut, menurut Noel, bahkan dikirim melalui surat dengan tembusan hingga “Tuhan Yang Maha Esa” dan Presiden.
Hal itu ia sampaikan saat menjadi terdakwa dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikat K3 Kementerian Ketenagakerjaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (7/5).











































