Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berdialog dengan warga saat peresmian jembatan Merah Putih Presisi di Dumai Selatan, Riau. Dalam dialog tersebut warga bernama Aldila mengaku, akses jembatan sebelumnya tidak layak dan membahayakan warga, jembatan sebelumnya disebut berbahan kayu, banyak lubang dan licin saat dilintasi. Padahal Aldila harus melintasi jembatan setiap harinya untuk berjualan.
Selain itu, siswi bernama Raisa mengaku sempat tak semangat untuk pergi ke sekolah, lantaran akses jembatan yang tak layak memaksa dirinya harus memutar jalan yang lebih jauh untuk menuju ke sekolah.
Kini, keduanya mengapresiasi langkah Polda Riau yang telah membangun Jembatan Merah Putih Presisi. Jembatan tersebut dinilai sangat membantu bagi masyarakat sekitar.










































