Iran disebut membatalkan rencana eksekusi mati terhadap sekitar 800 demonstran. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt pada Kamis (15/1).
Sebelumnya, pemerintah Iran menepis klaim rencana eksekusi mati terhadap para demonstran di tengah gelombang protes, namun Trump menyatakan Washington akan mengambil tindakan yang sangat keras terhadap pemerintah Iran jika ingin mengeksekusi mati para demonstran.