Polda Metro Jaya mencatat penurunan angka aksi tawuran yang cukup signifikan di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya sepanjang Operasi Pekat 2026.
Meski intensitas aksi tawuran berkurang, polisi justru mengungkap adanya peningkatan tajam dalam penyitaan barang bukti di lapangan yang menjadi penyebab aksi tersebut.