"Tetapi kenyataannya sederhana, tidak pernah ada negara Palestina," ucap Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Sa'ar dalam sidang Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu (18/2).
Gideon menanggapi protes soal klaim Israel terhadap sebagian wilayah Tepi Barat sebagai 'tanah milik negara'. Ia pun balik mempertanyakan apakah yang dilakukan Israel adalah aneksasi dengan menyontohkan pendirian bangunan di Area C Tepi Barat oleh warga Palestina.
"Hampir 300 bangunan dibangun setiap bulan hanya pada tahun 2025 oleh warga Palestina di Area C, pembangunan ilegal besar-besaran. Ini pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian kita," jelas Gideon.
"Anda berbicara tentang wilayah pendudukan. Bagaimana wilayah tersebut
dapat diambil dari entitas yang tidak pernah ada oleh sebuah bangsa yang selalu ada?," tambahnya.
Tonton berita video lainnya di sini!