Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ungkap bakal lakukan kolaborasi dengan Kementerian Pertanian untuk mengoptimalkan sektor pertanian dengan mendorong penanaman komoditas yang membutuhkan sedikit air di musim kemarau. Langkah ini mencakup penyesuaian jadwal tanam serta pemilihan varietas tanaman yang lebih resisten terhadap kondisi panas dan kekeringan.
Upaya antisipasi ini juga bakal diprioritaskan pada daerah sentra pangan, khususnya di Pulau Jawa yang diprediksi akan mengalami kondisi curah hujan di bawah normal. Dan dengan melakukan langkah antisipasi pada lahan-lahan sawah yang tadah hujan.