Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menjelaskan skenario pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran. Dengan pemantauan teknologi digital, polisi akan memantau jumlah kendaraan yang melintas di titik-titik krusial, seperti kilometer 47, untuk menentukan langkah rekayasa lalu lintas yang diperlukan.
Jika volume kendaraan mencapai ambang tertentu, Korlantas akan menerapkan contraflow hingga dua lajur. Bila arus kendaraan masih terus meningkat di Trans-Jawa, skema one way nasional juga bisa diberlakukan. Seluruh skenario ini, menurut Agus, sudah disimulasikan agar perjalanan pemudik menuju Jawa dan Sumatera bisa lebih lancar saat puncak arus mudik.