Grab buka suara terkait keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan ojek online (ojol) selama Ramadan. Director of Mobility, Food, & Logistics, Grab Indonesia Tyas Widyastuti mengungkap masalah tersebut terjadi karena layanan Grab di Jabodetabek meningkat hingga 35% selama bulan Ramadan dibandingkan periode normal serta faktor cuaca ekstrem.
"Antara lain karena sebagian mitra memilih beristirahat untuk berbuka puasa dan menghindari kepadatan lalu lintas pada sore hari. Kondisi cuaca ekstrem yang sempat menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan juga turut berdampak pada kelancaran perjalanan dan waktu penyelesaian order di beberapa area" ujarnya.