Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan sebanyak 62 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) ditutup sementara selama Ramadan. Alasannya, SPPG tersebut membuat menu yang tidak sesuai dengan standar pemenuhan gizi hingga bikin viral di media sosial. Bahkan, SPPG tersebut memungkinkan ditutup permanen kalau melakukan pelanggaran serupa.