Pedagang siomay bernama Edi Rasidi (50) nekat mudik dari Cilacap ke Pemalang dengan berjalan kaki sambil mendorong gerobak siomay dagangannya. Total rute yang ditempuhnya sekitar 130 kilometer. Perjalanannya ditargetkan tiba hingga waktu 4 hari.
Pantauan detikJateng, Edi juga menghiasi gerobaknya dengan sejumlah kertas bertulisan pesan-pesan menggelitik dalam Bahasa Jawa dialek Banyumasan alias ngapak. Lalu apa alasan Edi mudik sambil mendorong gerobaknya? Simak ceritanya