KPK mengungkap alasan sempat mengalihkan status tahanan Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK mengatakan Yaqut menderita gastroesophageal reflux disease (GERD) akut dan asma.
"Salah satu hasil dari asesmen kesehatan itu adalah yang bersangkutan (Yaqut) itu mengidap GERD akut dan pernah dilakukan endoskopi dan kolonoskopi," jelas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat dimintai keterangan di Gedung KPK, Selasa (24/3).