Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus mengungkapkan pihaknya tengah menargetkan renovasi 2.000 rumah penderita tuberkulosis (TB) yang masuk dalam kategori masyarakat ekonomi lemah desil 1-4. Langkah ini diambil karena kuman TB dapat bertahan hidup selama berbulan-bulan di dalam hunian yang lembap tanpa sirkulasi udara dan sinar matahari yang memadai.
Dalam menjalankan program renovasi rumah itu, Kemenkes akan bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Program kolaborasi ini juga diharapkan dapat terus berkembang hingga menjangkau 10.000 unit rumah pada tahun depan guna memutus rantai penularan penyakit tuberkulosis.