Presiden Prabowo Subianto mengungkap dirinya pernah menjadi korban hoaks berbasis kecerdasan buatan (AI) yang beredar di media sosial. Ia mengaku terkejut saat melihat video pidatonya dimanipulasi seolah-olah berbicara dalam bahasa Mandarin dan Arab.
Prabowo pun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran informasi palsu yang kini semakin canggih dengan teknologi AI. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terjebak hoaks.