Koalisi sipil mendatangi Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat (17/4) pagi. Kedatangan koalisi sipil ini untuk menyerahkan surat dari korban penyiraman air keras, Andrie Yunus ke Presiden Prabowo Subianto.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya mengatakan Andrie mendesak pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut tuntas kasusnya.