Iran kembali menutup Selat Hormuz walau baru membukanya selama kurang dari 24 jam. Penutupan itu dilakukan karena Amerika Serikat (AS) telah melanggar ketentuan dengan meneruskan blokade di depat selat.
Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menegaskan bahwa sikap AS menunjukkan permusuhan dan kebencian.