Seorang tentara Prancis yang merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian UNIFIL tewas dan 3 lainnya terluka di Lebanon Selatan. Hal itu disampaikan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (18/4) melalui sosial media pribadinya.
Macron mengutuk serangan yang menewaskan tentaranya. Ia mengatakan bukti menunjukkan kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran diduga bertanggung jawab atas serangan tersebut.