Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengusulkan agar posisi gerbong khusus wanita dipindahkan ke bagian tengah rangkaian kereta. Usulan ini lantas direspons berbagai kalangan.
Usulan ini muncul setelah kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur, dengan pertimbangan bahwa posisi tengah dinilai lebih aman untuk meminimalkan risiko korban, khususnya perempuan.