Wijayanto selaku Direktur Gempa Bumi & Tsunami BMKG Indonesia menyatakan bahwa rangkaian gempa M 7,7 di Filipina dipicu aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina. Adapun wilayah Laut Filipina bukan zona megathrust.
'Jadi memang untuk data dari Pusat Gempa Nasional, jadi wilayah Laut Filipina itu sudah tidak masuk lagi dalam zona megathrust, jadi ini adalah zona subduksi.' ujarnya.
Adapun BMKG telah mengakhiri peringatan tsunami di Indonesia imbas gempa kuat M 7,7 di Filipina. Gempa kuat tersebut menyebabkan tsunami kecil di sejumlah wilayah Indonesia.
Tonton video lainnya di sini ya!