Belakangan ini, jalanan ibu kota makin ramai dihiasi oleh berbagai jenis mobil listrik (EV), mulai dari yang ukurannya compact hingga SUV berukuran bongsor. Fenomena ini pun memicu pertanyaan besar: Apakah beralih ke mobil listrik beneran worth it dan bikin hemat, atau jangan-jangan cuma sekadar mengikuti tren pasar?
Jika dilihat dari sisi operasional harian, mobil listrik jelas menawarkan efisiensi biaya yang jauh lebih murah dibandingkan mobil konvensional, terlebih di tengah ketidakpastian harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini.
Untuk warga Jakarta, pengguna EV juga dimanjakan dengan berbagai privilege seperti bebas pajak dan bebas dari ganjil-genap.
Menurut kalian yang udah pakai, apa iya mobil listrik itu fomo doang?