Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 833 dapur SPPG di seluruh wilayah Indonesia. Kepala BGN, Sudaryono menyatakan ada 98 dapur di wilayah I (Sumatera), 311 dapur di Wilayah II (Jawa & Madura), 424 dapur di Wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, NTT, Papua).
Sudaryono menekankan dapur yang ditutup tak akan mendapat insentif atau dibayar. Penutupan dapur-dapur tersebut terjadi karena adanya pelanggaran dalam standar makanan yang ditentukan. Meski begitu, Sudaryono juga pastikan sekolah yang dapur SPPG-nya di tutup tetap menerima MBG dari dapur-dapur SPPG terdekat.
Tonton video lainnya di 20detik!