Kasus kematian Sutrimo, pria asal Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, memasuki babak baru. Keluarga akhirnya melaporkan kematian Sutrimo ke Polresta Banyumas setelah muncul pemberitaan dan isu simpang siur terkait penyebab kematiannya.
Laporan tersebut tercatat dalam STTLP Nomor STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH. Keluarga menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada polisi dan menyatakan siap kooperatif jika diperlukan autopsi atau ekshumasi.