Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia hingga menyentuh 6 persen pada tahun depan. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi alokasi anggaran RUU APBN agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi dasar, pendidikan, dan kesehatan. Presiden menekankan bahwa setiap rupiah dalam APBN harus kembali menjadi manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia. Simak informasi selengkapnya mengenai langkah strategis pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan tersebut.