Mantan Menko PMK Muhadjir Effendy buka cerita soal pengalihan tambahan kuota haji pada 2022. Saat itu, Muhadjir menjabat sebagai Menteri Agama ad interim dan mengaku lebih dulu konsultasi dengan Presiden Joko Widodo yang kala itu masih menjabat.
Dalam sidang korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan terdakwa Ketua Umum Kesturi, Asrul Azis Taba, Muhadjir mengatakan Jokowi tidak melarang usulan tersebut.
Ia kemudian mengirim surat ke Pemerintah Arab Saudi untuk meminta tambahan kuota dialihkan menjadi visa Mujamalah. Namun, permintaan itu akhirnya nggak disetujui Arab Saudi.