Wakil Presiden AS, JD Vance membantah militernya menyerang pesta pernikahan di Iran pada Senin (1/9) yang menewaskan empat orang dan hampir 70 lainnya terluka. Meski begitu, Vance mengaku sedang menyelidiki untuk memastikan informasi yang dituduhkan ke AS itu.
Tapi Vance menegaskan militernya tidak pernah menyerang warga sipil, meski diakui kadang ada insiden tak terduga yang terjadi.