Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penuh langkah menjadikan Jakarta sebagai kota sinema bertaraf internasional melalui ajang Jakarta Film Summit 2026.
Mas Pram menegaskan bahwa saat ini sekitar 80% aktivitas perfilman nasional sudah berpusat di Jakarta. Namun, ia berharap perfilman ibu kota tak sekadar "jago kandang", melainkan mampu menembus dan bersaing di pasar internasional, minimal di tingkat ASEAN.