Jelang aksi demo besar, sejumlah toko pakaian sampai pos polisi di Paris dan Marseille mulai ditutup papan kayu. Langkah ini dilakukan buat jaga-jaga kalau demo berujung ricuh dan terjadi penjarahan. Nggak main-main, sebanyak 70 ribu personel kepolisian dan Gendarmeri juga disiapkan buat mengamankan area publik.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyebut aksi ini bakal diikuti berbagai kelompok, mulai dari buruh, mahasiswa, sampai partai politik. Tapi, pemerintah juga mewaspadai kelompok radikal yang diduga mengajak massa lewat media sosial buat bikin kerusuhan dan menjarah toko.