Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pihaknya telah menutup permanen lebih dari 2.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena melanggar aturan kebersihan alias tidak memenuhi syarat higienis dan sanitasi. Selain itu, Sudaryono juga mengungkap adanya praktik pemalsuan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kasus sertifikat palsu tersebut kini ditangani pihak kepolisian.