Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) angkat bicara soal adanya siswa di NTT yang diduga meninggal dengan tragis karena tak mampu beli peralatan sekolah.
Pihaknya menyebut, siswa tersebut tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) dan anggarannya sudah ditransfer, namun belum diambil oleh yang bersangkutan.
“Bukan tidak cair, tapi tidak diambil. Jadi dari bulan September sudah diaktivasi, bulan November anggarannya juga sudah ditransfer, tetapi oleh penerima anggaran itu belum datanya belum ditarik,” jelas Sekretaris Jenderal Kemdikdasmen Suharti.
Klik di sini untuk menonton video-video lainnya!