Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa lumpur hingga tumpukan kayu menjadi kendala utama dalam penanganan pascabencana Sumatera khususnya untuk wilayah dataran rendah.
Dilaporkan, dari keseluruhan titik lumpur di tiga provinsi tersebut, masih tersisa 16% lagi yang harus dibereskan di Sumatera dan 17% di Aceh.