Inisial ET menjadi salah satu yang masuk dalam daftar korban penyadapan Listyo Sigit dan antek-anteknya. Masyarakat pun menduga inisial itu tertuju pada Ketum PSSI Erick Thohir.
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi menilai tak menutup kemungkinan selain pihak kepolisian, juga ada pihak sipil dari salah satu partai politik besar yang ikut terseret dalam kasus tersebut.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra merespons kasus penyadapan ilegal oleh eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden Prabowo Subianto. Herindra menyebut tindakan tersebut mengarah ke makar.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Istana melakukan bersih-bersih 'musuh dalam selimut' usai Listyo Sigit Prabowo dkk melakukan penyadapan ke Presiden Prabowo Subianto.
Pengemudi mobil Avanza, pria inisial ED (27), menabrak hingga menyeret polisi di KM 70 B Tol Rangkasbitung-Panimbang, Banten. ED nekat menabrak polisi lalu kabur karena ketahuan hendak melakukan perbuatan mesum di dalam mobil.
Inisial ET menjadi salah satu yang masuk dalam daftar korban penyadapan Listyo Sigit dan antek-anteknya. Masyarakat pun menduga inisial itu tertuju pada Ketum PSSI Erick Thohir.
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi menilai tak menutup kemungkinan selain pihak kepolisian, juga ada pihak sipil dari salah satu partai politik besar yang ikut terseret dalam kasus tersebut.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra merespons kasus penyadapan ilegal oleh eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden Prabowo Subianto. Herindra menyebut tindakan tersebut mengarah ke makar.
Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan Istana melakukan bersih-bersih 'musuh dalam selimut' usai Listyo Sigit Prabowo dkk melakukan penyadapan ke Presiden Prabowo Subianto.
Pengemudi mobil Avanza, pria inisial ED (27), menabrak hingga menyeret polisi di KM 70 B Tol Rangkasbitung-Panimbang, Banten. ED nekat menabrak polisi lalu kabur karena ketahuan hendak melakukan perbuatan mesum di dalam mobil.