Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut rezim baru Iran 'jauh kurang radikal'. Pernyataan ini disampaikan setelah Trump mengklaim berhasil menyingkirkan rezim pertama Iran 100 persen.
"Kita menyingkirkan rezim pertama 100 persen. Itu adalah Khomeini. Dan kemudian saya berkata, lalu kita semua bertemu 88 orang dan mereka akan memilih rezim baru dan saat mereka memberikan suara, kita menyingkirkan mereka. Jadi itu yang kedua," ucap Trump.
"Dan sekarang kita berurusan dengan kelompok orang ketiga dan mereka jauh berbeda. Sebenarnya, mereka jauh kurang radikal. Dan itu adalah rezim baru," lanjutnya.
Tonton berita video lainnya di sini!