Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan Amerika Serikat (AS) dalam waktu 9 bulan telah dua kali mengubah proses negosiasi menjadi pengkhianatan. Ia pun menyatakan AS kurang kredibel di bilang diplomasi.
Baghaei juga menegaskan bahwa Iran akan terus mengikuti perkembangan diplomasi dengan hati-hati. Hal itu disebut menjadi pengalaman yang sangat mahal bagi Iran.