Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengindikasikan bahwa dia tidak mempertimbangkan invasi militer ke Kuba. Sebelumnya, Trump telah meningkatkan tekanannya terhadap Kuba untuk menghentikan pengiriman minyak dari Venezuela dan mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap negara mana pun yang memasok minyak ke Kuba.
Berbicara usai pertemuannya dengan Trump di Gedung Putih pada Kamis (7/5), Lula mengatakan dia bersedia bertindak sebagai mediator antara kedua negara. "Jika dia membutuhkan bantuan untuk membahas situasi Kuba, saya siap untuk dia," kata Lula, menambahkan bahwa dia mendengar melalui seorang penerjemah bahwa Trump menyatakan dia tidak berpikir untuk menyerang Kuba, dikutip dari Reuters (8/5).