Peristiwa keracunan massal menimpa 200 orang siswa dari 12 sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya. Para korban menderita keracunan setelah sebelumnya menyantap menu daging Makan Bergizi Gratis (MBG).
Diketahui saat itu para siswa mendapat sajian MBG berupa nasi, daging krengsengan, sayur, tahu goreng, dan jeruk. Gejala yang dialami para korban adalah pusing, mual, dan muntah-muntah.