Presiden RI Prabowo Subianto berencana membentuk BUMN khusus ekspor untuk menangani penjualan komoditas strategis Indonesia ke pasar global. Skema ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan ekspor sekaligus menutup celah praktik under invoicing yang selama ini merugikan negara.
BUMN tersebut nantinya akan bertindak sebagai eksportir tunggal untuk sejumlah komoditas seperti batu bara dan minyak sawit mentah atau CPO. Pemerintah menilai langkah ini dapat meningkatkan penerimaan negara, memperkuat cadangan devisa, serta menjaga stabilitas rupiah.