Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa serangan militer Amerika telah menewaskan Héctor Rusthenford Guerrero Flores, yang dikenal dengan nama "Niño Guerrero", yakni pemimpin kelompok kriminal Venezuela "Tren de Aragua".
Dalam unggahannya di media sosial, Trump mengatakan serangan itu dilakukan atas perintahnya dan dikoordinasikan dengan pihak Venezuela.